• Mengontrak rumah memang menjadi solusi paling tepat bagi Anda yang belum mempunyai dana untuk membeli rumah. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mencari rumah kontrakan agar tidak kecewa. Berikut ini beberapa di antaranya.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mencari Kontrakan Rumah

    1. Lakukan Survei Lokasi Terlebih Dahulu

    Saat Anda berencana mengontrak sebuah rumah, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari informasi sebanyak mungkin. Informasi ini bisa Anda peroleh dari berbagai sumber, mulai dari tetangga, kerabat, rekan kerja, teman, atau bahkan internet. Setelah mendapatkan informasi, coba lakukan survei kecil-kecil. Datangi setiap rumah yang direkomendasikan kepada Anda. Pilihlah beberapa rumah yang menurut Anda sesuai dengan selera dan pastinya budget Anda. Fokuskan perhatian Anda pada beberapa pilihan rumah tersebut.

    2. Perhatikan Lingkungan dari Beberapa Rumah Pilihan

    Pada saat melakukan survei lokasi, perhatikan lingkungan di sekeliling rumah tersebut. Apakah lingkungannya cukup sehat, bersih, tetangga ramah, aman, dan sebagainya. Selain itu, perhatikan apakah lokasi dari rumah yang Anda survei dekat dengan fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah, supermarket, perkantoran, dan sebagainya, serta apakah akses transportasinya cukup mudah?

    Semua hal tersebut harus menjadi pertimbangan tersendiri bagi Anda agar kelak tidak akan merepotkan saat Anda benar-benar menempati rumah tersebut. Dalam hal ini, Anda jangan sungkan untuk berkeliling di sekitar rumah tersebut atau bertanya langsung dengan tetangga atau warga sekitar agar lebih yakin tentang kondisi lingkungan tersebut.

    3. Mencari Informasi Sebanyak Mungkin tentang Rumah Pilihan

    Langkah selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah mencari informasi sebanyak mungkin terkait rumah itu sendiri. Seandainya Anda mendapatkan informasi tentang rumah tersebut lewat perantara, sebisa mungkin mintalah untuk bertemu langsung dengan pemilik rumah. Dengan begitu, Anda akan lebih leluasa untuk mendapatkan informasi detail tentang kontrakan rumah tersebut. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menegosiasikan harga rumah dengan pemiliknya langsung.

    Beberapa hal yang perlu Anda tanyakan tentang rumah tersebut antara lain fasilitas yang akan Anda peroleh, kondisi bangunan, kondisi air, sanitari, pintu, jendela, aliran listrik, sistem keamanan, dan masih banyak lagi. Anda bisa mengeksplore sendiri saat berada di lapangan. Gunakan feeling Anda pada saat mencari informasi tersebut.

    Untuk beberapa kasus, Anda juga perlu mengetahui apakah rumah tersebut sedang dalam masalah hukum atau tidak. Sebab, mau tidak mau, Anda akan ikut mendapatkan imbasnya jika ternyata rumah yang Anda kontrak sedang dalam masalah hukum. Ada baiknya mencari rumah kontrakan yang tidak bermasalah agar Anda sendiri juga tenang saat menempatinya.

    4. Perhatikan Fasilitas Rumah yang Disediakan

    Fasilitas rumah juga harus menjadi pertimbangan tersendiri selain tampilan rumah yang elok. Beberapa hal seperti sistem pembayaran listrik, air, keamanan, dan sebagainya harus jelas terlebih dahulu akan menjadi tanggung jawab siapa, Anda sebagai penyewa atau pemilik rumah. Hal ini perlu Anda tanyakan agar Anda bisa memperkirakan budget yang harus dikeluarkan setiap bulannya jika memilih rumah tersebut. Meskipun harga rumah murah, lingkungan baik, dan semua faktor sempurna, namun biaya bulanan yang harus Anda keluarkan melebihi kemampuan Anda, sebaiknya urungkan niat untuk menyewa di rumah tersebut. Alihkan pada pilihan lainnya yang lebih terjangkau.

    5. Negosiasi Harga

    Saat Anda merasa yakin sekitar 75% dengan rumah yang Anda survei, maka saatnya Anda mencoba untuk melakukan negosiasi harga. Tanyakan harga yang dipasang oleh penyewa dan kemungkinan untuk menegosiasikan lagi. Dalam hal ini, kemampuan negosiasi Anda sangat dibutuhkan. Sebagai triknya, carilah beberapa kelemahan dari rumah tersebut dan jadikan alasan agar penyewa bersedia menurunkan harga yang ditetapkannya.

    Namun begitu, lakukan negosiasi harga ini dengan baik dan ramah. Jika memang tidak memungkinkan untuk dinegosiasikan, jangan dipaksakan. Gantung terlebih dahulu keputusan apakah Anda setuju atau tidak dengan harga dari penyewa. Jangan langsung memutuskan iya atau tidak. Ingat, Anda masih mempunyai kandidat rumah kontrakan lain yang bisa jadi lebih sesuai dengan keinginan Anda.

    6. Menentukan Pilihan

    Lakukan langkah sebelumnya untuk beberapa rumah kandidat lainnya. Setelah itu, bandingkan segala kelebihan dan kekurangannya. Namun, yang perlu Anda ingat, setiap rumah pasti akan mempunyai kelemahan dan kekurangan. Pilihlah yang mempunyai kekurangan sedikit dan lebih bisa ditolerir. Selain itu, pilihlah rumah kontrakan yang menawarkan harga yang sesuai dengan budget yang Anda miliki. Meskipun mempunyai fasilitas bagus, jika harganya sangat tinggi, lebih baik pilihlah rumah lainnya.

    7. Membuat Perjanjian yang Jelas

    Setelah Anda benar-benar yakin dengan sebuah rumah yang ingin Anda sewa, bertemulah dengan pemilik rumah untuk melakukan perjanjian sewa menyewa rumah. Pastikan Anda mempunyai dokumen hitam di atas putih atas rumah yang Anda tempati tersebut. Beberapa poin yang seharusnya ada dalam perjanjian tersebut adalah harga, sistem pembayaran, waktu sewa, tanggung jawab penyewa dan pemilik rumah, dan sebagainya. Selain itu, pastikan juga jika ada kerusakan rumah selama Anda sewa, maka biaya perbaikan akan menjadi tanggung jawab siapa.

    Meskipun rumah yang Anda sewa notabene sudah menjadi “rumah Anda”, sehingga Anda boleh menerima tamu siapa pun, sebaiknya tetap beri informasi kepada pemilik rumah siapa saja yang akan tinggal di rumah tersebut dan tamu yang datang dalam waktu lama. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. 

    Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat akan menyewa rumah. Jika semua hal di atas Anda praktikkan benar-benar, dapat dipastikan Anda akan merasa nyaman selama menyewa rumah tersebut. Selamat mencoba!


  • Rumah kontrakan merupakan sebuah rumah sewa dengan waktu tertentu, baik itu satu tahun atupun lebih. Saat menyewa rumah kontrakan Anda diharuskan membayar sewanya sesuai waktu yang sudah ditentukan. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak beberapa ulasan berikut ini.

    Apakah Boleh Menghias Rumah Kontrakan Tanpa Ijin Pemilik?

    Bolehkan Menghias Rumah Kontrakan Tanpa Ijin Pemilik?

    Perlu Anda ketahui, jika hal ini memang sudah sering dipertanyakan, namun agar Anda bisa lebih mudah dan nyaman saat menghias ataupun mendekor rumah maka ada baiknya Anda meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik rumah. Hal ini berguna agar proses memperbaiki ataupun mengganti barang yang rusak akan semakin mudah dan nyaman.

    Untuk itulah, Anda harus bisa bekerja sama dengan pemiliki rumah kontrakan yakni dengan cara meminta izin dengan penuh kesopanan. Selain itu, Anda juga bisa bertanya apakah rumah kontrakan tersebut bisa di beri hiasan ataupun tidak. Saat berbicara dengan pemilik rumah kontrakan sebaiknya Anda menghindari melontarkan berbagai perkataan yang menghina atau bahkan menyalahkan pemilih rumah kontrakan.

    Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Meminta Ijin Menghias Rumah Kontrakan

    Nah, sebelum Anda meminta ijin menghias rumah kontrakan maka sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu, apakah Anda sudah melakukan semua kewajiban dengan baik seperti membayar uang sewa rumah tepat waktu setiap bulannya dan juga merawat properti rumah dengan baik serta tidak merusaknya. Selain itu, Anda juga harus mengetahui berbagai aturan hukum terkait penyewaan properti seperti rumah kontrakan. Apabila Anda memahami dan juga mengetahui hukum sewa dengan pasti maka Anda bisa melakukan berbagai kewajiban, termasuk menuntut hak Anda kepada sang pemilik rumah kontrakan.

    Perlu Anda ketahui, sebelum meminta bantuan pemilik untuk memperbaiki rumah atau menghias rumah sebagus mungkin, pastikan terlebih dahulu hal tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pemilik rumah kontrakan. Hal ini sangat penting untuk Anda perhatikan dan pertimbangkan agar rumah kontrakan yang sudah Anda hiasi dengan sedemikian rupa tersebut bisa memberikan kesan yang menarik bagi penyewa selanjutnya. Hindari membuat hiasan yang aneh-aneh yang dapat merusakan kondisi rumah kontrakan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menawarkan diri untuk mengerjakan berbagai proyek rumah kontrakan yang baik dan juga sesuai dengan selera Anda. Untuk bisa menyakinkan pemilik rumah kontrakan, Anda juga bisa memberikan beberapa contoh hasil karya Anda sebelumnya.

    Hal lainnya yang harus Anda perhatikan saat meminta izin kepada pemilik rumah kontrakan ialah mengetahui posisi Anda terlebih dahulu. Hal ini sangat perlu dipertimbangkan karena terdapat perbedaan antara penyewa jangka panjang dengan penyewa jangka pendek. Biasanya jika Anda penyewa jangka panjang itu akan lebih menguntungkan, karena biasanya pemilik rumah akan mengizinkan Anda untuk menambah beberapa fitur yang dapat memberikan kenyamanan bagi anda saat tinggal di rumah kontrakan tersebut.

    Jika Anda penyewa rumah kontrakan jangka panjang juga mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk meyakinkan pemilik rumah dalam menambah, mengganti, menghiasi ataupun mengurangi pencahayaan rumah kontrakan tersebut. Selain itu, Anda juga bisa meyakinkan pemilik untuk menyewa ahli dalam menghiasi rumah kontrakan tersebut. Jika biasanya sebelum ada penghuni rumah kontrakan baru, maka sang pemilik rumah sudah terlebih dahulu mengecat ulang rumah tersebut. Namun, jika Anda tidak tertarik dengan warna catnya, maka Anda juga bisa bertanya kepada pemilik mengenai penggantian warna cat rumahnya. Jika pemilik mengizinkan maka Anda bisa langsung mengganti warna cat rumah yang sesuai dengan keinginan Anda.

    Bagi Anda yang menyewa rumah kontrakan berjangka pendek, maka Anda bisa menghiasi rumah dengan cara memasang wallpaper sementara atau bahkan memasangkan stiker-stiker yang tidak akan meninggalkan bekas pada bagian dindingnya. Hal ini sangat penting untuk dipertimbangkan karena Anda bisa menghiasi rumah sesuai dengan keinginan hati Anda.

    Demikianlah, beberapa ulasan singkat tentang menghias rumah kontrakan tanpa seizin pemilih. Jika dari ulasan tersebut dapat disimpulkan, apabila Anda ingin menghias rumah kontrakan sebaiknya meminta izin kepada pemiliknya terlebih dahulu. Semoga dengan adanya penjelasan diatas dapat membantu menjawab pertanyaan Anda mengenai apakah boleh menghias rumah kontrakan tanpa ijin pemilik.


  • Permainan merupakan salah satu aktivtias yang dilakukan dengan tujuan untuk bersenang-senang ataupun mengisi waktu luang. Nah, tahukan Anda jika permainan anak-anak jaman dulu dan sekarang sangatlah berbeda. Untuk lebih jelasnya Anda bisa menyimak ulasan siingkat terkait permainan anak-anak jaman dulu dan sekarang.

    Permainan Anak-Anak Dulu Dan Sekarang: Bahagia Mana?

    Permainan Anak-Anak Jaman Dulu

    1. Lompat Tali

    Permainan ini biasanya dimainkan oleh 3 orang anak minimalnya, namun akan lebih seru jika dimainkan oleh banyak anak-anak. Cara bermain lompat tali cukuplah mudah yakni 2 orang bertugas memegang tali lalu, menggerekkan ataupun mengayunkan tali tersebut dengan gerakan tangan secara memutar.

    Pada saat tali digerakkan maka satu orang akan melompat tali tersebut. Tali yang digunakan untuk permainan ini terbuat dari gelang karet yang di sambung hingga menjadi cukup panjang. Saat memulai permainan ini, tali tersebut memiliki tinggi yang rendah, namun jika Anda sudah berhasil melewatkan tahapan lompat tali yang rendah maka Anda harus bersiap untuk menghadapi lompat tali dengan tingkat kesulitan yang semakin bertambah pula. Semakin sulit lompatan talinya maka akan semakin seru pula permainannya.

    2. Congklak

    Permainan ini biasanya dimainkan oleh dua orang dengan menggunakan biji-bijian, batu kerikil, biji jagung serta kerang yang diletakan di dalam sebuah wadah yang sudah diberi lubangnya. Permainan ini cukuplah menantang untuk dimainkan karena Anda diharuskan untuk bisa berpikir sebelum meletakkan biji atau kerangnya di wadah tempat Anda bermain congklak. Jika Anda mahir dan cerdas dalam membuat strategi maka dapat dipastikan Anda bisa menang berkali-kali saat bermain congklak.

    3. Petak Umpet

    Permainan ini akan sangat seru jika dimainkan oleh banyak orang. Cara bermain petak umpet cukuplah mudah, yakni dengan melakukan hompipa pertamanya lalu siapa yang kalah akan menjadi si penjaga atau orang yang menutup mata, dan anak-anak yang lainnya harus secapat mungkin mencari tempat persembunyian dalam hitungan 1 sampai 10.

    Sesudah si penjaga atau si penghitung tersebut akan membuka mata dan mencari teman-temannya yang sudah bersembunyi di berbagai tempat. Permainan ini akan terus berlanjut hingga semua orang ditemukan dan orang pertama yang ditemukan akan bertugas menjadi penjaganya.

    Permainan Anak-Anak Jaman Sekarang

    1. Game online

    Game ini memang menjadi salah satu permainan yang paling banyak digemari oleh anak jaman sekarang. Bahkan mereka rela mengeluarkan uang yang banyak hanya untuk nongkrong di warnet dari pagi hingga menjelang sore ataupun sehabis pulang sekolah. Bahkan anak-anak jaman sekarang rela tidak jajan di sekolah hanya untuk mengumpulkan uang agar bisa bermain game di warnet.

    2. Bermain menggunakan sepeda motor

    Jika dulunya anak-anak sering bermain dengan sepeda, maka sebaliknya saat ini anak-anak lebih suka bermain dengan sepeda motor untuk menghabiskan waktunya, baik itu nongkrong di pinggir jalan ataupun lainnya.

    3. Bermain Gadget

    Anak sekarang memang lebih memilih bermain gadget dibandingkan berkumpul bersama teman-temannya, bahkan untuk berkomunikasi saja mereka lakukan melalui sosial media dan tidak ingin berjumpa secara langsung. Kebiasaan ini jika terus dibiasakan dapat membuat anak-anak menjadi individual yang apatis terhadap lingkungannya.

    Itulah beberapa ulasan terkait permainan anak-anak dulu dan sekarang. Nah, menurut Anda bahagia permainan dulu atau permainan sekarang. Jika dulu untuk bisa bermain sebuah permainan maka akan membutuhkan teman yang banyak agar lebih seru dalam bermain. Namun sebaliknya jika permainan jaman sekarang, anak-anak tidak membutuhkan teman yang banyak hanya untuk melakukan sebuah permainan, bahkan mereka bisa bermain meskipun hanya sendiri.

    Selain itu, permainan anak jaman dulu juga tidak membutuhkan modal uang yang banyak karena mereka bisa memanfaatkan peralatan dari lingkungan sekitarnya. Sementara jika permainan anak sekarang mereka akan membutuhkan modal yang besar agar bisa bermain game online ataupun lainnya. Anak jaman sekarang juga lebih sukanya menyendiri di sebuah ruangan sambil menatap layar gadget dan ditemani oleh cemilan. Demikianlah, semoga apa yang sudah dibahas diatas dapat bermanfaat dan bisa dijadikan referensi utama bagi Anda semua.


  • Kebiasaan jorok dirumah terkadang tanpa sadar sudah menjadi hal biasa didalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan jorok memang tidak baik dilakukan karena dapat mempengaruhi kesehatan anggota keluarga yang mungkin pada tahap awal tidak Anda rasakan dampaknya hingga akhirnya jelas akan mengganggu kesehatan. Simak ulasan berikut ini!

    Jauhi Kebiasan Jorok Dirumah Ini Untuk Menjaga Kesehatan Keluarga

    1. Membiarkan Kotoran Menumpuk Dan Tidak Dibersihkan

    Salah satu kebiasaan jorok dirumah yang harus Anda jauhi agar bisa menjaga kesehatan anggota keluarga ialah sering membiarkan kotoran menumpuk dan lupa untuk dibersihkan. Nah, ada baiknya setiap hari Anda selalu mempertikan berbagai sudut rumah apakah terdapat kotoran yang menumpuk atau tidak. Sudut ruangan yang biasanya sering menumpuk kotoran ialah bawah tempat tidur, rak buku, rak sepatu, ubin di kamar mandi serta masih banyak lainnya.

    Sudut-sudut rumah ini biasanya menjadi tempat kotoran atau debu bersarang. Untuk itu, jika ingin menjaga kesehatan keluarga dengan baik, sebaiknya Anda bisa menyempatkan waktu untuk membersihkan berbagai sudut rumah dengan baik sehingga kotoran bisa hilang. Pada dasarnya, semua orang mempunyai kebiasaan jorok yang sedikit sulit untuk diubah secara cepat, namun jika Anda sudah mulai membiasakan diri untuk tidak melakukan kebiasaan jorok lagi, maka bukan tidak mungkin kebiasaan jorok tersebut secara perlahan dapat diretas.

    2. Tidak Menyiram Setelah Buang Air Kecil

    Kebiasaan jorok ini memang sering dilakukan oleh kaum pria, namun tidak menutup kemungkinan jika kaum wanita juga pernah melakukan kebiasaan jorok tersebut. Pada dasarnya, kebiasaan jorok ini tidaklah baik dilakukan karena jika lama-kelamaan kebiasaan buang air kecil tanpa menyiramnya dapat membuat kamar kecil atau toilet menjadi bau yang sangat menyengat, bahkan tidak menutup kemungkinan jika bakteri-bakteri jahat dapat berkumpul di kamar kecil tersebut.

    Apabila bakteri jahat sudah berkumpul maka dapat menyebabkan kesehatan anggota keluarga menjadi dipertaruhkan. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda segera menjauhkan kebiasaan jorok yang satu ini, jika ingin anggota keluarga selalu sehat.

    3. Sering Membuang Sampah Di Sembarang Sudut Rumah

    Kebiasaan membuang sampah di sebarang sudut rumah memang tidak baik, apalagi jika sampah yang sudah dibuang tidak dibersihkan dan malahan dibiarkan menumpuk di sudut rumah. Jika kebiasaan jorok ini terus berlanjut dilakukan maka bukan tidak mungkin jika anggota keluarga dapat terkena berbagai penyakit yang berbahaya, hanya gara-gara sampah yang Anda buang secara sembarangan dan menumpuk pada satu tempat.

    Padahal di dalam Islam pun sudah dijelaskan jika menjaga kebersihan merupakan sebagian dari pada imam. Namun, masih banyak juga orang yang belum memahaminya dan masih membiasakan dirinya dengan membuang sampah sembarang di rumah ataupun diluar rumahnya.

    4. Menumpuk Pakaian Kotor

    Menumpuk pakaian kotor merupakan salah satu kebiasaan jorok yang harus dihilangkan. Karena bisa Anda bayangkan sendiri, jika menumpuk pakaian kotor lebih dari 2 minggu akan akan menyebabkan cucian menjadi semakin banyak dan lembab. Hal inilah yang dijadikan sebagai tempat bagi kuman, jamur dan bakteri jahat untuk berkumpul.

    Selain itu, menumpuk pakaian kotor juga tidak baik dilakukan karena dapat membuatnya menjadi sarang untuk berkembang biak nyamuk. Nah, kebiasaan jorok yang satu inilah yang sangat berdampak pada kesehatan Anda dan keluarga tercinta.

    5. Jarang Membersihkan Bak Mandi

    Apabila Anda jarang membersihkan bak mandi, maka dapat membuat bak mandi menjadi sarang bagi kuman dan bakteri. Bahkan jika Anda tidak membersihkan bak mandi selama 1 hingga 2 minggu dapat membuat cacing yang berukuran kecil hidup didalamnya. Cacing kecil ini memang sekilas akan terlihat seperti air yang keruh, namun jika terus dibiarkan maka cacing tersebut akan mulai besar dan dan semakin banyak.

    Dengan adanya cacing ini dapat berdampak pada kesehatan Anda dan keluarga. Apalagi jika Anda terus-terusan menggunakan air dalam bak tersebut maka dapat membuat kulit menjadi gatal-gatal dan dipenuhi oleh benjolan-benjolan yang kemerahan. Oleh sebab itulah, jika Anda ingin selalu menjaga kesehatan anggota keluarga dengan baik, maka sebaiknya Anda membersihkan bak mandi secara rutin dan teratur, misalnya 5 hari sekali.


  • Sekolah adalah tempat yang sangat penting dimana anak Anda akan belajar banyak hal yang nantinya bisa menentukan masa depannya. Oleh karena itu dalam memilih sekolah untuk Anda harus benar-benar berhati-hati agar bisa memberikan manfaat bagi anak Anda, Berikut Tips Memilih Sekolah yang baik bagi anak tercinta:

    Tips Memilih Sekolah Yang Baik Bagi Anak Tercinta

    Perhatikan Visi Dan Misi Sekolah

    Mungkin sebelumnya Anda hanya melihat visi dan misi sekolah ini sebagai tulisan belaka namun ketahuilah bahwa dari visi dan misi sekolah itulah buku, silabus dan modul pelajaran yang akan digunakan nantinya ditentukan. Karena tentunya pembelajaran yang ada di sekolah tersebut harus sesuai dengan visi dan misi yang ada di sekolah tersebut.

    Anda bisa melihat terlebih dulu seperti apa visi dan misi sekolah itu sebelum mendaftarkan anak Anda di sekolah tersebut. Ada baiknya Anda memasukkan anak Anda pada sekolah yang tidak hanya fokus pada masalah akademis anak, namun juga minat anak, psikologis anak sampai ke masalah agamanya. Karena masalah akademis itu tidak melulu menjadi patokan pintar atau tidaknya seorang anak, karena nantinya profesi yang dijalani tidak melulu berkaitan dengan hal-hal akademis. Ada banyak orang juga yang berhasil melalui seni, jika digeluti dengan profesional maka pastinya tetap bisa menjadi profesi yang menjanjikan kelak. 

    Perhatikan Reputasi Sekolah

    Reputasi sekolah juga menjadi hal yang sangat penting untuk Anda perhatikan saat Anda hendak mendaftarkan anak Anda di sekolah. Reputasi sekolah itu bisa dinilai dari prestasi sekolah, akreditasi, kegiatan sekolah tersebut dan lain sebagainya.

    Tentu Anda tidak ingin menyekolahkan anak Anda di sekolah yang muridnya terkenal suka berkelahi, tawuran dan melakukan hal-hal yang tidak benar bukan?

    Anda tentu juga ingin anak Anda bisa menjadi anak yang akhlaknya baik dan berprestasi bukan?

    Oleh karena itu Anda bisa mencari sekolah yang reputasinya baik dan memiliki program kegiatan yang baik yang bisa menunjang anak Anda untuk belajar dengan lebih baik. Oleh karena itu juga ada banyak sekolah yang berusaha merekrut guru-guru pengajar yang terbaik untuk dapat menjadikan sekolahnya menjadi sekolah yang reputasinya baik di mata para orang tua murid. 

    Perhatikan Minat Dan Bakat Anak

    Selain itu Anda jangan sampai mengesampingkan minat dan bakat anak Anda. Mungkin sebelum Anda memilihkan sekolah yang baik untuknya, anak Anda juga sudah memiliki pilihan sekolah yang ingin dimasukinya sendiri karena sekolah tersebut memiliki fasilitas yang disukainya atau memiliki program kegiatan yang ia sukai.

    Coba tanyakan pada anak Anda dan jika ia memang memiliki keinginan untuk masuk sekolah tertentu Anda bisa mendatangi sekolah tersebut untuk mencari informasi, jika setelah Anda mengunjungi sekolah tersebut ternyata sekolah tersebut memang merupakan sekolah yang baik dan anak Anda pasti akan mampu belajar dengan baik di sana, maka tak ada salahnya untuk mengikuti keinginan anak Anda untuk bersekolah di sana.

    Jika tidak begitu bagus sekolahnya, Anda bisa mencarikan sekolah lain yang memiliki keunggulan yang sama dengan sekolah tersebut namun dengan catatan tidak memaksa anak Anda dan anak Anda setuju dengan keputusan Anda. Terkadang banyak orang tua yang terlalu memaksakan kehendak saat menyangkut pendidikan anak, sehingga sang anak tidak bisa mengembangkan bakatnya dan akhirnya belajar dengan terpaksa. Hal ini adalah hal yang harus dihindari karena berkaitan dengan keadaan psikologis anak. 

    Perhatikan Biaya Di Sekolah Tersebut

    Saat ini biaya pendidikan pun sudah sangat tinggi, terutama di kota-kota besar untuk dapat masuk ke sekolah yang bagus, biayanya sangat tinggi. Tentunya Anda ingin memberikan sekolah terbaik untuk anak Anda namun jika biayanya terlalu memberatkan bagi Anda sebaiknya Anda memilih sekolah lain yang juga baik namun dengan biaya yang lebih rendah.

    Jangan sampai karena ingin menyekolahkan anak Anda di sekolah terbaik sampai mengorbankan kebutuhan sehari-hari. Tentu anak Anda pun akan merasa beban bersekolah di sana. Kemudian pastikan juga lingkungan sekolah itu baik dan nyaman. Karena lingkungan sekolah sangat berperan dalam membentuk kepribadian anak Anda karena di sana ia akan berinteraksi dengan teman-temannya.


    your comment



    Follow articles RSS
    Follow comments' RSS flux